Minggu, 29 Januari 2012

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI TCP UDP PADA JARINGAN KOMPUTER DAN PONSEL BERBASIS SISTEM OPERASI SYMBIAN

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI TCP UDP PADA JARINGAN KOMPUTER DAN PONSEL BERBASIS SISTEM OPERASI SYMBIAN

Abstrak

Teknologi komunikasi bergerak, khususnya smartphone semakin berkembang dengan pesat. Masalah koneksivitas ponsel dengan komputer merupakan salah satu aspek penting dari sebuah sistem informasi. Kecenderungan tersebut mensyaratkan bahwa ponsel harus dapat dikoneksikan dengan komputer dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan protokol standar yang sering digunakan oleh komputer. Tulisan ini membahas tentang perancangan dan implementasi aplikasi TCP UDP pada ponsel berbasis sistem operasi symbian untuk pengujian koneksi antara ponsel dengan komputer, salah satunya adalah Nokia 9210i Communicator.

1. Pendahuluan

Pada saat ini perkembangan teknologi terjadi sangat pesat terutama dalam dunia komunikasi dan jaringan. Kecenderungan tersebut telah meningkatkan peluang setiap perangkat elektronik yang dibutuhkan untuk berkomunikasi, seperti ponsel dan komputer, dapat saling terhubung antara satu dengan yang lainnya. Ponsel dan komputer yang akan saling dihubungkan memiliki sistem yang berbeda sehingga diantara kedua belah pihak dibutuhkan suatu pengertian. Pengertian inilah yang disebut dengan protokol. Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan, bagaimana dan kapan terjadinya.
Dalam sistem operasi komputer secara default menyertakan tiga protokol standar yang cukup populer yaitu TCP/IP, NetBEUI dan IPX/SPX. Protokol TCP/IP salah satu protokol yang dapat digunakan untuk koneksi ke sistem-sistem dalam jaringan global dan juga lebih kompleks dalam konfigurasinya. TCP/IP bekerja menggunakan IP Address sehingga setiap perangkat yang memiliki IP Address dapat saling terhubung melalui protokol TCP/IP.
Ponsel yang ada sekarang ini cenderung melakukan koneksi dengan komputer dengan menggunakan standar yang dikeluarkan oleh produsen ponsel itu sendiri. Jadi, tidak setiap ponsel memiliki standar yang sama dalam melakukan koneksi dengan komputer dan untuk mengatasinya maka dibutuhkan standar yang sama antara setiap ponsel yang ada dengan komputer agar dapat terkoneksi. Ponsel saat ini memiliki sistem operasi yang mengatur keseluruhan komponen dari ponsel itu sendiri. Sistem operasi pada ponsel memungkinkan untuk ditambahkan aplikasi ke dalamnya sehingga membuat ponsel menjadi perangkat multifungsi.

2. Identifikasi Masalah

1.    Pada ponsel tidak tersedia fasilitas IP Address sehingga antara ponsel dengan komputer tidak dapat terkoneksi menggunakan protokol TCP/IP.
2.    TCP UDP untuk ponsel berbeda dengan komputer
3.    Perangkat keras dan perangkat lunak ponsel berbeda dengan komputer.

3. Batasan Masalah

1.    Aplikasi yang dibangun hanya untuk menguji koneksi antara ponsel dengan komputer
2.    Program aplikasi yang dibuat hanya untuk diimplementasikan pada ponsel berbasis sistem operasi symbian.
3.    Pengujian program aplikasi yang dibuat hanya pada ponsel berbasis sistem operasi symbian.
4.    IP Address yang didukung oleh aplikasi adalah IPv4.

4. Landasan Teori

4.1 Protokol
Dalam suatu jaringan komputer, terjadi sebuah proses komunikasi antar perangkat yang berlainan sistemnya. Perangkat ini adalah segala sesuatu yang mampu menerima dan mengirim. Untuk berkomunikasi mengirim dan menerima antara dua perangkat dibutuhkan pengertian di antara kedua belah pihak. Pengertian inilah yang dikatakan sebagai protokol. Jadi protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data. Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi.

4.2 TCP/IP
TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI ada. Namun demikian lapisan-lapisan pada TCP/IP tidaklah cocok seluruhnya dengan lapisan-lapisan OSI. Protokol TCP/IP hanya dibuat atas lima lapisan saja: physical, data link, network, transport dan application. TCP/IP merupakan protokol jaringan komputer terbuka dan bisa terhubung dengan berbagai jenis perangkat keras dan lunak. Hanya lapisan aplikasi pada TCP/IP mencakupi tiga lapisan OSI teratas. Khusus layer keempat, Protokol TCP/IP mendefinisikan 2 buah protokol yakni Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol Protocol (UDP). Sementara itu pada lapisan ketiga, TCP/IP mendefiniskan sebagai Internetworking Protocol (IP), namun ada beberapa protokol lain yang mendukung pergerakan data pada lapisan ini.
Protokol TCP/IP memiliki 2 protokol pada lapisan transport, yakni UDP dan TCP. UDP atau User Datagram Protocol adalah suatu protokol pada lapisan Transport yang menyediakan layanan pengantaran datagram connectionless dengan usaha yang terbaik. UDP menyediakan layanan connectionless, sehingga pada dasarnya merupakan unreliable transport service. UDP lebih mementingkan kecepatan transmisi, sehingga UDP tidak menjamin pencapaian data (delivery). Data mungkin hilang, terduplikasi atau tiba secara tidak berurutan. Namun UDP mudah diimplementasikan dan mengurangi beban transportasi data.
UDP berada diatas IP karena sifatnya connectionless, maka UDP tidak memiliki banyak mekanisme transport. UDP menambahkan port addressing untuk multiplexing dan demultiplexing data keberbagai aplikasi yang menggunakan servicenya.
TCP menyediakan layanan komunikasi yang reliable dan connection-oriented. Connection-oriented artinya hubungan harus dibentuk terlebih dahulu sebelum pengiriman data dilakukan. Reliable artinya TCP menerapkan deteksi dan penanganan kesalahan serta retransmisi. TCP juga menentukan kapan pengiriman berakhir dan menutup hubungan checksum memastikan data tidak mengalami perubahan selama transisi. Seperti halnya UDP, TCP melakukan process-to-process communication. Adapun dilihat daripada alamat port yang berkaitan dengan proses yang dilakukan oleh TCP dapat dilihat pada tabel 2.1. Dalam tabel tersebut terlihat bahwa alamat port yang digunakan TCP masuk dalam kategori alamat port yang disebut Well-known port.

Tabel 5.1 Alamat port pada TCP
Port    Protokol    Penjelasan
1    tcpmux    TCP port service multiplexer
5    rje    Remote Job Entry
7    Echo    Datagram Echo yang diterima kembali ke pengirim
9    Discard    Abaikan sembarang datagram yang diterima
11    User    User aktif
13    Daytime    Return tanggal dan waktu
17    Quote    Return kutipan hari
18    MSP    Message Send Protocol
19    Chargen    Return sebuah string karakter
20    FTP Data    File Transfer Protocol (koneksi data)
21    FTP Control    File Transfer Protokol (koneksi data)
22    SSH    SSH Remote Login Protocol
23    TELNET    Terminal Network
25    SMTP    Simple Mail Transfer Protocol
37    Time    Timserver
39    RLP    Resource Location
42    Name Server    Name Server
43    Nickname    Whois
49    Tacacs    Login Host Protocol (TACACS)
50    re-mail-ck    Remote Mail Checking Protocol
53    DNS    Domain Name Server

Protokol IP merupakan datagram yang tidak reliable dan connectionless. Karena didisain sedemikian rupa adalah untuk membuat sumber daya jaringan lebih efisien. Walaupun demikian IP memiliki 2 defisiensi yaitu : lack of error control dan lack of assistance mechanism. Protokol IP tidak memiliki no error-reporting atau error-corecting mechanism. Lalu apa yang terjadi apabila sesuatu masalah berlaku? ICMP
didisain untuk mengkompensasi 2 defisiensi tersebut. ICMP sebenarnya adalah protocol yang mendukung dan mendampingi protokol IP. Gambar 2.10 adalah pemetaan posisi ICMP dalam network layer (lapisan network). Jadi ICMP itu sendiri adalah network layer.

5. Rancangan Sistem

5.1 Arsitektur Aplikasi
Diagram berikut menunjukan kelas utama dari TCPUDP yang menerangkan hubungan antara beberapa kelas utama dari aplikasi dan fungsinya masing-masing. Hubungannya yang di deskripsikan dalam bentuk UML (Uninified Modelling Language) seperti yang ditunjukan

6.2 Diagram Alir
Aplikasi TCPUDP tidak berjalan secara tunggal melainkan harus ada aplikasi lain yang akan memantulkan paket data yang dikirimkannya. Aplikasi yang memantulkan paket data tersebut adalah UDPecho yang berjalan bersamaan dengan aplikasi TCPUDP pada ponsel dan echoserver yang adalah aplikasi server sederhana yang berjalan pada lingkungan Windows NT.

6. Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat dari hasil pengimplementasian dan pengujian aplikasi TCPUDP pada ponsel Nokia 9210i Communicator adalah:
1.    Aplikasi TCPUDP dapat menghasilkan IP Address pada ponsel sehingga ponsel dapat terkoneksi dengan komputer menggunakan protokol TCP/IP.
2.    Protokol TCP/IP dapat digunakan dalam koneksi antara ponsel dengan komputer.
3.    Kecepatan pengujian koneksi berlangsung cukup lambat karena perbedaan sistem antara ponsel dan komputer yang cukup signifikan serta media transmisi yang digunakan untuk menyalurkan data.

7. Saran
Implementasi dari aplikasi TCPUDP pada ponsel masih sangat sederhana dan masih terdapat kekurangan dikarenakan hanya diaplikasikan pada satu jenis ponsel saja serta belum dapat digunakan untuk pengiriman data. Aplikasi ini perlu dikembangkan lebih lanjut untuk menyempurnakan koneksi antara ponsel dengan komputer menggunakan protokol TCP atau UDP sehingga dapat melakukan pertukaran data antara kedua perangkat tersebut. Untuk tahap pengembangan selanjutnya diharapkan dapat berjalan dalam platform yang lebih variatif. Dengan dikembangkannya aplikasi ini, berarti dimungkinkan untuk  menerapkan jaringan antar perangkat yang berbeda sistem.

8. Daftar Pustaka
[1].    Hartono, J., (2000). Pengenalan Komputer. Yogyakarta: Andi.
[2].    Hunt, C. (1992). TCP/IP Network Administration. California: O'Reilly & Associates.
[3].    Irawan, B. (2002). Pengantar Jaringan Komputer. Bandung: Unikom.
[4].    Purbo, O.W. (1998) TCP/IP standar, Desain dan Implementasi. Jakarta: Elexmedia Komputindo.
[5].    Rafiudin, R. (2004) Panduan membangun Jaringan komputer untuk pemula. Jakarta: Elex Media Komputindo.
[6].    http://www.forum.nokia.com
[7].    http://www.symbian.com
[8].    http://www.stttelkom.ac.id/helpdesk/belajar/protokol/protokol2.html
[9].    http://www.anu.edu.au/people/Roger.Clarke/II/IPrimerTCPIP.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar